Kamis, 28 November 2013

TULISAN 5


Pendahuluan
Puji dan Syukur kami panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-nya sehingga saya dapat menyusun tulisan ini dengan baik dan tepat pada waktunya. Dalam dalam tulisan ini kami membahas mengenai Bisnis jamu godhog. 
Akhir kata semoga tulisan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. 

Bisnis jamu godhog
Indonesia dengan keanekaragaman hayatinya memiliki lebih dari 30.000 spesies tanaman herbal dari 40.000 jumlah keseluruhan di dunia. Setelah Brazil dan Zaire, Indonesia menempati urutan ketiga sebagai negara yang memiliki spesies tanaman herbal terbanyak di dunia.
Namun hal ini tak lantas membuat Indonesia menjadi pemasok tanaman herbal dalam jumlah besar di kancah dunia. Kita lebih sering mendengar nama negara Cina yang terkenal dengan racikan obat-obatan herbalnya. Bahkan di Indonesia sendiri, toko-toko obat Cina juga mudah dijumpai di berbagai kota dan menjadi alternatif masyarakat dalam membeli obat-obatan herbal.
Merapi Farma Herbal
Gerakan masyarakat untuk menggunakan bahan-bahan alami (back to nature),  membuat tanaman herbal dilirik sebagai obat alternatif ketimbang menggunakaan obat kimia yang memiliki efek samping. Salah satu Industri Kecil Obat Tradisional di Yogyakarta yang konsisten melestarikan tanaman herbal adalah Merapi Farma Herbal. Selain memproduksi jamu godhog, Merapi Farma Herbal juga mengusahakan pembibitan dan budidaya tanaman herbal. Inilah yang juga membuat Merapi Farma Herbal dikenal masyarakat Yogyakarta sebagai salah satu wisata agro yang berada di wilayah Hargobinangun, Pakem, Sleman.
Di kebun Agrowisata Merapi Farma Herbal yang memiliki lebih 200 tanaman herbal ini, para wisatawan akan mendapat pengetahuan tentang tanaman herbal. Sambil berwisata alam, para pengunjung juga dapat menikmati kesegaran jamu godhog khas lereng Merapi. Para pemandu yang berpengalaman pun sudah disiapkan oleh pihak agrowisata untuk melayani para wisatawan yang berminat mengenal lebih jauh tentang tanaman herbal.
Produk-produk dari Merapi Farma Herbal telah dipasarkan ke masyarakat luas. Sistem yang digunakan dalam memasarkan produk jamu herbal ini adalah dengan waralaba (kemitraan). Untuk memasyarkatkan jamu godhog, pemilik Merapi Farma Herbal membuka cabang warung jamu di beberapa tempat. Namun, minat masyarakat terhadap jamu godhog yang sekarang tidak terlalu tinggi, membuatnya fokus pada pengolahan rempah untuk jejamuan.
Merapi Farma Herbal yang mampu membuat 19 macam jamu racikan umu, 9 jamu instan, 400 jenis racikan khusus telah memasarkan produknya ke seluruh wilayah di Indonesia. Tidak hanya itu, produk jamu dari industri ini pun sudah merambah pasar Amerika dan Malaysia sebagai obat tradisional kasha Yogyakarta. Harga jual jamu khas lereng Merapi ini bervariasi dari Rp 5.000  hingga Rp 40.000 tergantung  jenis jamu yang dipilih .
Tidak hanya jamu godhog siap minum, Merapi Farma herbal pun menyediakan jamu dalam kemasan yang siap dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Pengunjung dapat membeli racikan jamu asam urat, jamu untuk darah tinggi, jamu untuk kolesterol, atau racikan jamu godhog lainnya. Bagi pengunjung yang tidak tahan merasakan pahitnya jamu godhog, disediakan pula jamu instan seperti kunir asem, kunir putih, jahe merah, dan masih banyak lagi. Jika berwisata ke Yogyakarta, tidak ada salahnya berkunjung ke Agrowisata Merapi Farma Herbal sembari mencicipi jamu godhog khas lereng Merapi.
Penutup
Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam tulisan ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, kerena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.


http://bisnisukm.com/jamu-godhog-khas-lereng-merapi-tembus-mancanegara.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar